empty
 
 

14.08.202602:10:16UTC+00Dolar Melemah karena Data Inflasi yang Jinak

Indeks dolar bergerak di kisaran 99,9 pada hari Jumat tanpa arah yang jelas, karena data inflasi AS yang lebih lemah membuat para pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan September. Data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa harga produsen AS stagnan pada Juli, memperkuat bukti dari laporan CPI yang lesu pada hari Rabu bahwa tekanan harga tidak meningkat secara luas. Meredanya inflasi telah mengurangi tekanan langsung bagi The Fed untuk memperketat kebijakan, dengan pasar kini memperkirakan sekitar 35% kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan September, turun dari 55% sepekan sebelumnya. Data terbaru juga menunjukkan bahwa dampak inflasi awal dari konflik di Timur Tengah dan kenaikan biaya energi mungkin mulai mereda. Namun demikian, ketidakpastian seputar kemungkinan tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz masih menjadi faktor risiko kenaikan terhadap prospek inflasi.

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $1000 lebih banyak!
    Pada Agustus kami mengundi $1000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback